Pojok PanturaPojok Pantura

Berita, Daerah, Pemalang,

BBPP Bekasi: Pentingnya Konsep 5W + 1H dalam Memulai Aksi Berwirausaha

BBPP Bekasi: Pentingnya Konsep 5W + 1H dalam Memulai Aksi Berwirausaha

Pojok Pantura | PojokPantura.Com, Pemalang – Senin (3/7/2020) Yayasan Nihadul Falah Patik Jaya bekerjasama dengan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI menggelar acara Pelatihan Kewirausahaan Baru Produktif dengan tema “Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Dan Daya Saing Tenaga Kerja Indonesia. Agenda tersebut bertempat di MI Al-Munawarah Bantarbolang.

Salah satu narasumber, Yonie Maryani mengungkapkan bahwa dalam memulai usaha hendaknya harus meriset atau melihat pasar dulu. Hal ini dilakukan agar produk, manajemen dan marketingnya tepat dan banyak diminati masyarakat.

“Untuk memulai aksi berwirausaha pastikan dulu 5W + 1H. Pertama What, apa produk yang anda jual. Kedua Who, Siapa yang membutuhkan produk ini. Ketiga When, kapan anda bisa jualan (setiap saat atau musiman). Keempat Where, dimana target market anda kumpul. Kelima why, kenapa mereka harus memilih produk anda (tunjukan kelebihan dan perbedaan dari produk lain yang sejenis). Dan keenam yang terakhir yakni How, bagaimana cara pemasaran yang cocok untuk produk dan target market anda”, Kata Yonie.

Ketika ditanya oleh peserta pelatihan terkait trik dan tips memasarkan produk lewat sosial media, ia menjelaskan ternyata ada jam-jam tertentu yang efekti untuk memposting sebuah produk yakni jam itu banyak orang santai dan nyaman membuka handphonenya.

“Waktu seperti pagi hari sebelum berangkat aktivitas, siang saat jam istirahat kerja, sore saat selesai bekerja dan malam saat orang-orang hendak beristirahat tidur. Waktu-waktu itulah yang seharusnya dimanfaatkan betul. Jadi jangan asal-asalan dan banyak memposting produk nanti malah orang banyak yang melewatkan atau malah tidak suka”. Kata Yonie, Narasumber dari BBPP Bekasi.

Dalam sesi itu juga, ia berpesan kepada semua peserta tentang pentingnya sebuah merk.

“Jangan lupakan merk, karena semua orang akan kenal produk kita dari merk yang ada dalam kemasan. Hal ini salah satu yang terpenting dalam dunia usaha”, ujarnya.

Berita Terkait: Stafsus Menaker: Kemenaker Akan Evaluasi Ekosistem Program Kewirausahaan yang Sebelumnya Dinilai Salah

Pelatihan ini diikuti oleh 20an peserta dari kecamatan Randudongkal, Belik dan Bantarbolang tersebut dijadwalkan dari tanggal 3-7 Agustus 2020.

Berbagi Itu Peduli

Tulisan Terkait